PRODUK UNGGULAN : SOSIALISASI PEMBUATAN KERIPIK BIJI RAMBUTAN


Tanah Merah adalah kecamatan yang berpotensi dalam bidang pertanian terutama di desa Pettong dimana warga bergantung dalam  pertanian dan perkebunan salah satunya padi, jagung, kacang, buah-buahan (mangga, nangka, rambutan, durian ) dan lain-lain. Dimana kelompook KKN 42 Universitas Trunujoyo Madura berinovasi untuk memanfaatkan hasil limbah dari buah-buahan yaitu rambutan. Limbah dari rambutan tidak dimanfaatkan oleh masyarakat desa pettong. KKN 42 berinovasi limbah rambutan dijadikan suatu Produk Unggulan desa. Dalam menggelar acara pembuatan produk unggulan. Panitia jauh-jauh mempersiapkan apa yang nantinya dibutuhkan dalam pembuatan produk unggulan desa. Maka dari itu acara tersebut harus dipersiapkan secara matang sehingga acara tersebut berjalan sesuai dengan harapan, tutur “Halimatus Sakdiyah” selaku penanggungjawab dari Universitas Trunojoyo Madura.

Acara sosialisasi pemanfaatan limbah rambutan dimulai Jam 14:00 sampai dengan jam 16:30, meskipun  ada beberapa kendala sebelum acara tersebut dimulai, di antaranya hujan, akan tetapi semua teman-teman KKN tetap optimis berlangsungnya acara pembuatan produk unggulan tersebut. Produk unggulan desa menjadikan suatu tujuan kuat kelompok KKN 42 Universitas Trunojoyo Madura dalam memajukan perekonomian Desa Pettong. Acara yang dihadiri oleh ibu-ibu dan bapak-bapak  Desa Pettong pada kegiatan Sosialisasi Produk Unggulan Desa Pettong, Kripji Rambutan (Kripik Biji Rambutan ) tersebut sangat antusias.

Mereka sangat terkesan dengan adanya produk baru yang ditemukan di sosialisasikan oleh KKN 42 di desa Pettong, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan. Menurut salah satu peserta sosialisasi terhadap Kripji Rambutan sangat enak .“rasanya gurih, dan enak seperti rasa BELINJO.


Produk Unggulan Kripji Rambutan itu sendiri merupakan Kripik yang terbuat dari biji rambutan. Mayoritas pada desa Pettong banyak ditanami pohon rambutan terutama di sekitar rumah warga desa pettong. Varian dari Kripji Rambutan masih satu yaitu original. Kelompok KKN 42 masih sulit dalam membuat beberapa variasi rasa.

Sosialisasi Poduk unggulan Kripji Rambutan ini memiliki kelamahan dimana dalam proses pembuatannya begitu sulit dalam menghilangkan rasa pahit dari biji Rambutan tersebut. Dan kelebihan dai acara sosialisasi bisa memberi inovasi baru kepada masyarakat desa Pettong

Tidak ada komentar:

Posting Komentar