Pemanfaatan Jagung untuk Bisnis Lokal Desa Pettong

Bros Kulit Jagung

Dengan peralatan lengkap mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pettong berangkat ke dusun Pengarean. Membawa misi untuk berlatih bersama membuat kerajinan tangan berupa bros dan emping jagung. Para mahasiswa UTM ini ingin memanfaatkan kulit jagung yang hanya dibuat pakan sapi oleh warga desa Pettong. Kulit jagung yang hanya digunakan sebagai pakan sapi sekarang diolah sebagai bros. Dengan sedikit keuletan maka kulit jagung sudah memiliki nilai jual. Begitu juga dengan biji jagung, yang biasanya langsung dijual, dengan diolah dulu menjadi emping diharapkan bisa menambah uang dapur warga Pettong.
Pelatihan Pembuatan Emping Jagung

Sesampainya di rumah Pak Apel Pengerean mahasiswa KKN disambut beberapa warga yang sudah menungu ingin tahu cara membuat bros jagung dan emping jagung. Tanpa menunggu lama Kordes KKN kelompok 37 Moch. Setiyo Utomo membuka pelatihan.

Pelatihan pertama adalah pembuatan bros jagung yang disampaikan oleh Mbak Aisyah. Dengan antusias warga mengikuti langkah-langkah yang dipraktikkan. Sedikit gugup Mbak Aisah memberitahu warga yang salah meplintir kulit jagung. Kedua adalah pembuatan emping jagung yang disampaikan oleh Mbak Mercury. Pertama Mbak Mercury mempraktikan cara membuat emping. Setelah itu warga disuruh untuk praktik langsung membuat emping jagung. Hasil pembuatan emping jagung langsung diberikan kepada warga yang membuatnya.
Pelatihan Pembuatan Bros Jagung

"semoga ini dapat memberi manfaat bagi masyarakat desa Pettong" ujar kordes kelompok 37. (dar)
Cara membuat bros dari kulit jagung berbentuk bunga:
  1. pilah-pilah kulit jagung
  2. rebus kulit jagung dengan air
  3. tambahkan pewarna tekstil dan aduk hingga merata
  4. tiriskan, jemur sampai kering
  5. setelah kering, ratakan kulit jagung dengan setrika agar mudah di bentuk
  6. potong-potong kulit jagung sesuai ukuran yang diinginkan
  7. pluntir satu kulit jagung
  8. susun kulit jagung yang sudah dipotong secara bertumpuk menggunakan lem tembak
  9. rapikan dengan pensil/bulpoin
  10. tempelkan peniti di bagian bawah
  11. bros jagung siap dipakai

Tidak ada komentar:

Posting Komentar